07 February 2007

group band ini juga keren.
lagu - lagu capuran bahasa ingris dan negeri sendiri
Klo didengerin lagu ini asyik banget, ga bikin bosen.
Alirannya jazz yah?
kata orang sih smooth jazz.
ini blognya mereka http://ten2five.blogs.friendster.com/

Yang pasti band ini dah jadi salah satu band favorite gue.

01 February 2007

I Love "Mocca" so much

Kocak, kocak, lucu, lucu.
Enak didengerin, cocok buat lagu santai.
rada mirip lagu-lagu lama ngga sih?
--- TOP abiz lah ---
suka ketawa sendiri ngga jelas, trus lagu nya bikin ceria.
kekekekeke

Terus hidup yah "Mocca", temani hari - hari ku dengan lagu mu.
:-)

21 January 2007

Welcome to Iceweasel (Ice isn't Fire and a Weasel isn't a Fox)



Wow,

Selamat tinggal firefox, selamat datang iceweasel
ini diawali karena rasa kaget ketika saya mengupgrade debian etch,
setelah sukses, lalu saya membuka firefox melalui dialog "run application".
Setelah terbuka ternyata dibagian title nya menjadi iceweasel,
cuma terucap "loh ko....?". :-p

karena bingung saya coba mencoba mencari informasi iceweasel dari deskripsi paket pada debian box saya.

$ apt-cache show iceweasel
..
..
Iceweasel is a redesign of the Mozilla browser component, similar to
Galeon, K-Meleon and Camino, but written using the XUL user interface
language and designed to be lightweight and cross-platform.
.
This browser is based on the Firefox source-code, with minor
modifications. Historically, this browser was previously known as
Firebird and Phoenix.
..
..
Karena belum cukup, saya coba googling. dan yang saya dapatkan adalah
Iceweasel merupakan bagian dari GNUzilla project, nama iceweasel memiliki arti yang artinya "Ice isn't Fire and a Weasel isn't a Fox".
Walaupun berbeda dari mozilla firefox, tetapi iceweasel dikembangkan dari firefox source code dan mengikutkan beberapa feature privacy protection
Untuk lebih jelasnya dapat membaca langsung tentang Gnuzilla dan iceweasel pada link ini.

Lalu muncul pertanyaan lagi yaitu kenapa sih Gnu harus membuat iceweasel?, padahal source code firefox masih free.
Masalahnya terdapat pada Mozilla's firefox logo trademark dan aturan tentang "logo and merchandise" yang dikeluarkan oleh mozilla, salah satu kalimat yang saya kutip dari aturan tersebut adalah adalah
"...
You may make t-shirts, desktop wallpaper, or baseball caps with Mozilla logos on them, though only for yourself and your friends (meaning people from whom you don't receive anything of value in return). You can't put the Mozilla logo on anything that you produce commercially -- at least not without receiving Mozilla's permission ...."
Untuk lebih lengkapnya dapat dibaca di link ini.
Dengan adanya policy ini maka GNU memodifikasi dengan menghilangkan logo dan artwork yang besifat non-free.

Iceweasel sudah terdapat pada repository debian etch (yang nantinya akan menjadi stable)dan sid, dan pada ubuntu 7.04 .

beberapa link yang mendukung artikel ini.
  1. http://www.gnu.org/software/gnuzilla/
  2. http://www.mozilla.org/foundation/trademarks/policy.html
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/IceWeasel
  4. http://www.internetnews.com/dev-news/article.php/3636651
  5. http://www.gnu.org/philosophy/free-sw.html

jadi.....
Gunakan terus free software...
~~~ WELCOME to ICEWEASEL ~~~~

_1w4y_

01 January 2007

Installasi usplash di Debian etch

Untuk yang bosen dengan tampilan boot pada debian yang hanya menampilkan pesan booting berupa text pada layar monitor anda, maka anda dapat mencoba langkah - langkah dibawah ini.

Disini akan kita akan menggunakan usplash (Userspace bootsplash utility) yang merupakan aplikasi yang menggunakan Linux Framebuffer interface untuk menampilkan splash screen pada waktu booting.
Langkah - langkah ini saya coba pada debian etch dengan linux kernel versi 2.6.18-3-686. Saya tidak mencoba pada sarge (debian GNU/Linux 3.1).
Dibagi menjadi 2 yaitu installasi usplash dan seting bootloader untuk mengaktifkan vesa frame buffer yang diperlukan usplash saat booting.

Langkah 1 (Installasi usplash dan theme)
Paket yang diperlukan adalah usplash dan debian-edu-artwork-usplash, kedua paket ini sudah ada dalam repository debian etch.
Untuk installasi, jalankan perintah dibawah ini.
# apt-get install usplash debian-edu-artwork-usplash
Apabila tidak ada pesan error, maka prosses installasi telah sukses, maka lanjutkan ke tahap selanjutnya.

Langkah 2 (Seting bootloader)
Lilo
untuk bootloader yang satu ini maka kita perlu menambahkan satu baris option yaitu option append, yaitu sebagai berikut
append="video=vesafb:1024x768@70 splash=silent,fadein quiet CONSOLE=/dev/tty1

Maka nanti nya pada lilo.conf anda akan menjadi :
image=/boot/vmlinuz-2.6.18-3-686
label="Debian 2.6.18"
initrd=/boot/initrd.img-2.6.18-3-686
append="video=vesafb:1024x768@70 splash=silent,fadein quiet CONSOLE=/dev/tty1"
read-only

setelah disimpan hasil editing file lilo.conf, maka jangan lupa untuk mengupdate lilo kita dengan menjalankan perintah
# lilo -v

Grub
Untuk grub kita perlu menambahkan option yang aka dilewatkan ke kernel, file konfigurasi grub yang akan kita edit terletak di /boot/grub/menu.lst
option yang akan tambahkan sama dengan kongfiurasi lilo namun beda peletakan option tersebut, option yang ditambahkan tepat dibelakan kernel yaitu menjadi
title Debian GNU/Linux, kernel 2.6.18-3-686
root (hd0,0)
kernel /boot/vmlinuz-2.6.18-3-686 root=/dev/hda1 ro vga=771 video=vesafb:1024x768@60 splash=silent,fadein quiet CONSOLE=/dev/tty1
initrd /boot/initrd.img-2.6.18-3-686
savedefault

Setelah seting booloader, silakan rebooting komputer anda untuk melihat hasilnya.

~~~~~~~~~~~~~~
GO,GO DEBIAN GO
~~~~~~~~~~~~~~